7.Berbagai Macam Pelanggaran Dalam Pencak Silat
1. Berbagai macam pelanggaran dalam pencak silat
Adapun beberapa ketentuan pertandingan yang harus dipenuhi, di antaranya adalah :
– Untuk usia dini dan Pra remaja, pertandingan dilangsungkan dalam 2 babak
– Tiap babak terdiri dari 2 menit
– Untuk Remaja dan Dewasa : Pertandingan dilangsungkan dalam 3 babak, Tiap
– babak terdiri atas 3 menit, Diantara babak diberikan waktu istirahat 1 menit, Waktu ketika wasit
– menghentikan pertandingan tidak, termasuk waktu bertanding, Penghitungan terhadap pesilat
– yang jatuh karena serangan, yang sah tidak termasuk waktu bertanding
Setiap pesilat pada umumnya didampingi oleh pendamping pesilat. Pendamping pesilat sendiri tidak diperkenankan untuk melakukan :
– Memberikan isyarat / aba-aba dengan suara kepada pesilatnya yang sedang bertanding di gelanggang
– Duduk / berdiri dengan sikap yang tidak sopan
– Melakukan tindakan atau gerakan yang berlebihan dalam mengembalikan kesegaran Pesilat pada waktu istirahat.
– Membawa minuman yang mengandung alcohol atau yang dapat merangsang pesilat.
– Mengenakan asesoris apapun selain pakaian silat Asesoris yang
tidak boleh anatara lain: topi, cap, rompi, jaket, tas pinggang, sepatu,
sandal dll.
– Memasuki gelanggang kecuali atas permintaan Wasit
– Mengambil foto / video jalannya pertandingan pesilat yangdidampinginya.
2. Pelanggaran ringan
Adapun yang termasuk ke dalam pelanggaran ringan, yaitu :
– Tidak menggunakan pola langkah dan sikap pasang
– Keluar dari gelanggang secara berturut-turut. Yang dimaksud
dengan berturut-turut adalah lebih dari 2 (dua) kali dalam 1 (satu)
babak.
– Merangkul lawan dalam proses pembelaan
– Melakukan serangan dengan teknik sapua sambil merebahkan diri secara berulang kali dengan tujuan untuk mengulur waktu
– Menghubungi orang luar dengan sikap / isyarat dan perkataan
– Kedua pesilat pasif atau bila salah satu pesilat pasif lebih dari 5 (lima) detik
– Bersuara dengan teriakan (berteriak) / suara mulut / vokal yang
berlebihan selama bertanding. Sebelumnya akan didahului dengan
pembinaan sebanyak 2 (dua) kali dalam setiap babak
– Lintasan serangan yang salah yang tidak menyebabkan lawan cedera
3. Pelanggaran berat
Sedangkan yang termasuk ke dalam kategoti pelanggaran berat adalah apabila melakukan :
– Menyerang bagian badan yang tidak sah yaitu leher, kepala serta
bawah pusat hingga kemaluan dan mengakibatkan lawan cidera / jatuh
– Usaha mematahkan persendian secara langsung
– Sengaja melemparkan lawan keluar gelanggang
– Membenturkan atau menghantukkan kepala dan menyerang dengan kepala
– Menyerang lawan sebelum aba-aba mulai dan menyerang sesudah aba-aba berhenti dari Wasit, menyebabkan lawan cidera
Inilah sekilas mengenai berbagai macam pelanggaran dalam pencak silat. Semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar